Pengorbanan Cinta Sejati

Aku termenung di kamarku. Menangisi keadaanku saat ini. Bagaimana tidak, seorang yang aku cintai pergi meninggalkanku. Aku mengambil sebuah figura dan ku lihat foto di dalamnya. Aku mengingat bagaimana pertama kali kami bertemu…

“Renata!!! Ayo cepat, kasihan dia sudah menunggu lama,” teriak Monica padaku. Dia adalah sahabatku dan hari ini kami akan bertemu dengan seorang temannya, dia akan mencoblangiku! Yah, memang aku dan pria itu sering telfonan, tapi kami tak pernah bertemu.
Dan hari ini, akhirnya aku bertemu dengannya. Lucio, seorang laki-laki yang sangat romantis dan ideal, sangat berbeda dariku. Aku tidak terlalu cantik, menurutku. Sampai sekarang pun aku masih bingung mengapa dia mau bertemu denganku.

Kami pun sampai di sebuah cafe di daerah Jakarta Selatan. Aku dan Monica mencari-cari sosok Lucio. Ternyata Monica sudah melihat Lucio terlebih dahulu. Kami langsung menuju ke sana. Tapi dia tidak sendirian. Di sampingnya ada seorang pria bule. Dia lumayan juga, batinku.
“Hi! Senang bertemu denganmu, Renata,” sapa Lucas dengan senyum manisnya. Dia benar-benar sangat mempesona! “Jadi kamu tidak senang bertemu denganku?” ucap Monica yang diiringi oleh tawa kami. “Oh iya, perkenalkan, dia adalah sahabatku, Josh Tyree. Seperti yang bisa kalian lihat, dia bukan orang asli Indonesia. Papanya adalah orang Inggris.” Jelas Lucio. Aku dapat merasakan jantungku berdetak sangat cepat ketika mataku dan mata Josh bertemu, ditambah dengan senyum menawannya. Tapi mana ungkin aku menyukainya pada pandangan pertama.

Beberapa bulan ini aku sering chatting dengan Josh. Kami juga sering pergi bersama, ditemani Lucio dan Monica tentunya. Lucio juga makin gencar mendekatiku, tapi aku lebih nyaman bersama Josh. Mungkin aku jatuh cinta padanya.
Pada malam minggu ini, Josh mengajakku makan malam. Jujur saja, aku tak tahu apa yang sebaiknya aku kenakan. Aku terlalu gugup. Dia akan menjemputku malam ini. Betapa bahagianya diriku!

Tiinnn… Tiinnn…
Ah! Itu pasti dia. Aku bergegas turun dan berpamitan. “Hao,” sapaku padanya. Dia membukakan pintu mobil untukku. Di dalam mobil, aku terdiam. Aku tak tahu harus mengatakan apa. “Hei, kok diam saja?” tanya Josh padaku. “Hmm, aku bingung mau ngomong apa,” jawabku polos. Dia tertawa dan mengusap pelan kepalaku. Aku dapat merasakan mukaku memanas. Dia pun akhirnya melontarkan beberapa lelucon hingga membuatku tertawa terbahak-bahak.

Tak terasa, kami pun sudah sampai di tujuan. Di sebuah cafe di bilangan Sudirman. Suasana di sini sangat romantis. Maklum, cafe ini terletak di atas gedung, jadi kita bisa menikmati pemandangan Jakarta pada malam hari.

Kami pun segera memesan makanan. Selama menunggu, kami berbincang-bincang santai. “Umm, Renata. Boleh aku tanya sesuatu?” tanya Josh tiba-tiba. “Tentu, tentu saja,” ucapku santai. “Umm, sebenarnya aku…” Josh tampak sangat gugup.
“Aku sayang sama kamu, sejak pertama kali kita bertemu. Umm, kamu mau jadi kekasihku?” Aku tersontak seketika. Wajahnya yang tampan itu kelihatan sangat serius. Tapi bukan itu yang membuatku terkejut. Pertanyaannya. Aku dapat merasakan wajahku kembali memanas.

Aku mengangguk tanda setuju. “Jadi?” tanyanya kemudian. “Aku mau jadi kekasihmu. Aku juga menyayangimu sejak kita bertemu,” kataku malu. Josh lalu beranjak dari tempat duduknya. Dia menuju ke belakangku dan dia memakaikanku sebuah kalung berbandul hati. Pelayan yang mengantarkan makanan kami terlihat tidak enak hati. Ia terburu-buru meletakkan makanan kami. “Maaf mengganggu. Selamat menikmati,” kata pelayan itu seraya pergi meninggalkan kami berdua.

Setelah makan malam, Josh mengantarku pulang. “Josh, tolong jangan beritaku Lucio tentang hubungan kita ini. Bukannya apa, tapi kamu kan tahu sendiri perasaannnya padaku. Aku tidak mau merusak persahabatan kalian. Aku harap kamu mengerti,” kataku ketika kami sudah sampai di rumahku.
“Tentu. Aku juga berpikir seperti itu,” katanya lembut sambil tersenyum. Dia pun membukakan pintu untukku. “Selamat malam, perempuanku,” katanya lembut. Aku tersenyum dan segera masuk ke dalam rumah. Malam ini adalah malam terindah dalam hidupku!

Keesokkan harinya, aku menceritakan kejadian semalam pada Monica. “Apa!? Apakah kau sudah gila!?” teriak Monica. Aku hanya bisa menunduk. “Ah kau ini. Sudah tahu Lucio naksir padamu. Kau memang sudah gila, Renata Lie!” Aku menunduk makin dalam.
“Tapi kamu tidak bisa memaksakan perasaan seseorang. Lagipula aku dan Josh sepakat akan merahasiakannya dari Lucio,” kataku pada akhirnya. “Terserah padamu saja,” balas Monica singkat.
“Hi girls! Apa yang- AAA!!!” teriak lucio seketika.
“Apa-apaan sih, ini bukan di hutan tahu!” balas Monica kesal.
“Itu apa? Yang di muka kalian?”
“Oh, ini masker wajah.”
“Oh, aku pikir kalian hantu di siang bolong! Hahahaha!!!”
Kurang ajar sekali Lucio itu. Berani-beraninya mengatai kami hantu di siang bolong. “Josh tidak bisa ikut, ada urusan keluarga katanya,” ucap Lucio seperti menjawab pertanyaan di benakku. Kami pun bercanda ria hingga sore.

“Aku pulang dulu, ya. Sudah mau malam.” Kataku berpamitan. Lucio menawarkan diri untuk mengantarku pulang. Karena paksaan dari Monica, aku pun menyetujuinya. Aku dapan melihat rona wajah Lucio menjadi sangat cerah.

Selama perjalanan, aku lebih banyak diam. Aku hanya menjawab pertanyaan dari Lucio. “Renata?” panggil Lucio khawatir. “Hmm?” jawabku singkat. “Apa kau baik-baik saja?” tanyanya. “Ya, aku baik-baik saja.” Hening pun menemani perjalanan kami.

“Terima kasih sudah mengantarku pulang,” kataku sebelum turun dari mobil. Ketika aku ingin membuka pintu, tiba-tiba tangan Lucio memengan tanganku. “Aku sayang padamu. Please jadi pacarku,” katanya sambil menunduk. Aku tak tahu harus bagaimana. “Maaf, aku tidak bisa. Aku mencintai orang lain,” kataku seraya melepaskan tangannya. Aku segera masuk ke dalam rumah, meninggalkan pria yang baik itu.

Enam bulan telah berlalu. Hubunganku dengan Josh semakin dekat, bahkan aku telah bertemu dengan kedua orangtuanya. Tetapi tidak untuk hubunganku dengan Lucio. Seringkali aku melihatnya berkencan dengan wanita yang berbeda-beda. Kata Monica, itu karena aku menolak cintanya. Aku merasa bersalah, tapi aku tak bisa berbuat banyak.

Hari ini tepat hari jadi Josh dan aku yang ke-6 bulan. Josh mengajakku untuk merayakannya di tempat pertama kali kami bertemu. Kali ini, aku tidak terlalu gugup. Malahan sekarang setiap kali kami kencan, aku sangat senang. Melihat senyum indahnya itu membuatku nyaman.

Seperti biasa, Josh menjemputku. Dia menggenggam tanganku saat perjalanan. Kami tidak banyak bicara. Meskipun begitu, rasanya hati kami sedang berbicara sata sama lain. Aku melihat ke arahnya. Wajahnya kelihatan sangat pucat. Ya, akhir-kahir ini dia terlihat sangat pucat.

“Josh, apa kamu baik-baik saja?” tanyaku hati-hati. “Tentu,” katanya sambil tersenyum ke arahku. “Tapi kamu terlihat sangat pucat. Apa sebaiknya kita pulang saja?” kataku khawatir. “Aku tidak apa-apa, sayang,” katanya lembut. Tapi hatiku mengatakan ada yang tidak benar.

Sesampainya di cafe, kami berpapasan dengan Lucio. Dia tampak sangat terkejut dan marah. “Lucio, ini tidak seperti yang kau pikirkan,” jelasku. Josh menarik Lucio ke tempat yang lumayan jauh dariku. Aku memilih untuk tetap di tempatku. Josh terlihat sangat memohon pada Lucio dan wajah Lucio pun berubah menjadi iba. Aku tak tahu apa yang mereka bicarakan, tapi ada semburat kesedihan di wajah Lucio.

“Semua baik-baik saja,” kata Josh sambil merangkulku. Ketika memasuki cafe, aku menoleh ke belakang, melihat punggung laki-laki yang telah kusakiti.

Setelah menghabisi makanan kami, Josh memintaku untuk foto bersamanya. Tentu saja aku menyetujuinya. Baru kali ini kami berfoto bersama. Setelah itu, dia mengajakku untuk pergi ke suatu tempat.

Tempat itu adalah taman favoritku. Di bawah terang bulan purnama, dia berlutut di hadapanku dan menegcup lembut punggung tanganku. “I love you, forever and always.”

Karena hari sudah semakin malam, kami memutuskan untuk pulang. Di dalam mobil, kami terdiam namun tangan kami bergandengan. Hanya ada alunan merdu nan romantis di antara kami. Rasanya aku tidak mau berpisah darinya, ingin menghentikan waktu.

Di depan rumahku kami berpelukan untuk pertama kalinya. Aku tidak ingin melepas pelukannya yang sangat nyaman ini. “I love you,” bisiknya, lalu dia melepas pelukannya. Aku melangkah masuk ke dalam rumah, tapi rasanya ada sesuatu yang mengganjal. Aku menoleh ke belakang dan mendapati mobilnya masih ada di depan rumahku. Aku pun masuk dengan berat hati.

Keesokkan harinya, aku menerima sebuah e-mail darinya. E-mail itu berisikan foto kami berdua semalam. Aku tersenyum, namun hati ini terasa sangat sakit. Aku menatap lekat-lekat wajahnya. Terlihat sangat bahagia, namun di balik itu tersimpan sebuah kesedihan yang mendalam. Rasanya seperti ada yang dia tutupi dariku. Tapi serahasia apakah itu sampai-sampai dia menyembunyikannya dariku. Aku termenung.

Tak ku sangka, pertemuan kami malam itu adalah yang terakhir. Josh sudah 2 bulan ini tidak menghubungiku. Ponselnya tidak aktif dan e-mail dariku tak satupun yang dia balas. Josh, dimanakah engkau?

Setelah pulang sekolah, aku bergegas pulang. Aku segera makan siang dan mandi. Setelah itu, aku mengecek e-mailku. Ada sebuah e-mail, dari Josh.

“Renata, maaf akhir-akhir ini aku tidak memberi kabar. Aku berpikir kita tidak dapat bersama lagi. Mungkin kamu berfikir aku jahat karena tiba-tiba mengakhiri hubungan kita yang indah ini. Kamu memang tidak membuat kesalahan, dan alasanku memang tidak masuk akal. Aku akan memberitahumu alasannya, pada saat yang tepat. Tapi percayalah Renata, aku melakukan ini demi kebaikkanmu. Aku tidak mau membuatmu sedih ataupun kecewa. Dan hingga kamu membaca e-mail ini, aku masih mencintaimu.”

Aku terisak. Bagaimana mungkin dia bisa memutuskan hubungan kami jika dia benar-benar mencintaiku. Josh, kau sudah membuatku kecewa. Aku benci padamu, Josh Tyree! Aku menangis di tempat tidurku. Aku sedih, aku kecewa, aku marah.
Monica tiba-tiba masuk ke kamarku. Dia bertanya padaku apa yang terjadi, tapi aku tetap terisak. Ia membaca e-mail tadi, dan seketika memelukku ketika selesai membacanya.
“Maaf, aku tidak menyangka dia akan melakukan ini.”
“Maksudmu?”
“Josh sebenarnya terkena leukimia sejak lama, tapi dia tetap bertahan demi kamu, Renata.”
“Kamu bercanda, kan?”
“Mana mungkin aku bercanda tentang keadaan seseorang.”
“Lalu, dimana dia sekarang!?”
“Dia dirawat di rumah sakit PIK.”
Aku langsung mengusap air mataku dan bersiap menuju RS PIK. Aku tidak mau tidak berada di sampingnya dalam keadaan seperti ini. Aku mencintainya.

Begitu sampai di RS PIK, aku dan Monica langsung menuju kamar tempat Josh dirawat. Aku masuk diiringi dengan kekejutan orang-orang yang ada di dalamnya. Disana ada Lucio, kedua orangtua Josh, dan beberapa saudara Josh yang tak kukenal.

Aku langsung memeluk Josh dan menangis. “Kenapa!? Kenapa kamu tidak memberitahuku keadaanmu yang sebenarnya!? Kamu sudah membohongiku Josh Tyree! Dan bodohnya aku masih mencintaimu!” kataku terisak.
“Renata, cintaku, aku benar-benar sudah tidak kuat. Aku tidak mau membuatmu sedih atau terbebani atas keadaanku ini. Aku memang bodoh, tapi aku tidak bodoh dalam mencintai perempuan. Aku senang kamu di sini, di pelukanku. Maaf aku tidak bisa menemani hari-harimu lagi. I lo..ve.. you…”
“Josh! Josh Tyree!” teriakku sambil terisak. Tiba-tiba jantung Josh berhenti berdetak, nafasnya berhenti. Oh Tuhan, hidupkanlah dia kembali.
Dokter pun masuk dan memeriksa Josh, namun Josh memang sudah tiada. Aku makin terisak. Aku merasa Tuhan tidak adil. Aku ingin Josh-ku kembali!

Tak ku sadari, figura yang ku pegang sudah sangat basah berkat air mataku. Aku mencoba untuk tenang. Tenang Renata, tenang, batinku. “Renata, ayo, nanti kita terlambat,” ajak Monica.

Ya, hari ini adalah hari pemakaman Josh Tyree, cintaku. Aku menghapus air mataku dan mencoba untuk tersenyum. Kuletakkan figura itu pada tempat semulanya dan bergegas pergi.

Selama di pemakaman, aku tak kuasa membendung air mataku. Aku sangat kehilangannya. Tapi aku harus ikhlas, agar dia tenang di sana. Aku adalah Renata, perempuan yang akan selalu ceria apapun yang terjadi.

Setelah acara pemakaman itu selesai, aku berdiam sejenak di pusaranya. “Josh, aku akan membuatmu bangga padaku. Semoga kamu bahagia di sana,” kataku. Aku lalu berjalan menuju Lucio dan Monica yang telah menungguku.

Aku menoleh ke belakang dan aku seperti melihat sosok Josh tersenyum padaku. Aku mengangkat daguku, tersenyum, dan melangkah dengan mantap. Aku, Renata Lie, adalah perempuan yang kuat!

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.156.42.165
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia