Seekor Makhluk Sebuah Desa

Pada suatu hari Law (karakter utama) mendapat kabar dari kepala desa Viva tentang seekor makhluk misterius yang menghuni danau di desa tersebut, makhluk tersebut selalu memakan korban setiap malamnya, terlebih sekitar jam 10 – 1 pagi. Kejadian terebut bermula ketika ada anak kecil yang bermain di sekitar pinggir danau tersebut jam 10 malam, ketika itu dia sedang mencari mainannya yang terjatuh di sekitar danau tersebut, lalu dari kejauhan dia melihat seberkas cahaya kuning yang remang-remang, cukup menarik, dia pun mendekatinya dan setelah itu tidak ada kabar lagi tentang dirinya, kejadian ini sangat membuat kaget penduduk desa, pasalnya, belum ada kejadian negatif tentang danau tersebut, memang danau tersebut merupakan tempat dimana penduduk desa bisa bersantai, memancing mencuci dan lain-lain.

Tentang bagaimana wujud makhluk tersebut memang tidak ada yang tahu pasti, namun para petua desa terdahulu pernah menyebutkan, bahwa ada sesosok monster dalam danau tersebut, tetapi tidak mengganggu, namun sekarang cerita tersebut sudah hampir pasti tentang keberadaan makhluk misterius tersebut, sebelumnya tidak ada yang mengindahkannya. Para dukun di desa tersebut telah dipanggil untuk mendeteksi makhluk itu, tapi setelah menerawang ke dalam danau, dukun tersebut tiba-tiba saja demam tinggi, dan akhirnya meninggal dunia 2 hari setelah itu. Dan ini seolah-olah seperti nasib sial bagi desa tersebut, tiap malam ada saja yang mati, semua penduduk ketakutan, dan kepala desa (Dwig) langsung menulis surat permohonan dan juga mendatangi langsung kerajaan Law. Sesampainya disana, dia langsung menemui kediamaan Law dan menjelaskan semua kejadian yang menimpa desanya, Law terlihat sangat simpatik, dia pun bersedia membantu untuk membunuh “monster” tersebut. Law pun menjamu Dwig dengan makanan-minuman yang serba wah diiringi musik-musik lembut yang terkesan agung, mereka berbincang-bincang dengan santai, terlihat keakraban di antara kedua orang tersebut, lalu setelah beberapa jam berbincang-bincang, Dwig pun pamit pulang ke desanya, Law langsung mengantar Dwig ke gerbang utama kerajaannya, disitu anggota Dwig sudah menunggu dengan menunggangi seekor kuda putih yang anggun, dan Dwig pun pamit dan pulang sore itu.

Malamnya, Law mengumpulkan semua pasukan di kerajaannya di lapangan utama. Terlihat betapa banyaknya pasukan yang terdiri dari manusia, hewan dan makhluk-makhluk setengah manusia, Law kemudian menerangkan kejadian yang menimpa desa Viva di depan seluruh pasukannya, dan Law menegaskan siapapun yang dipanggil untuk mengawal dan membantu Law adalah orang terbaik dan mereka harus siap dengan segala resikonya. Setelah berpikir-pikir panjang dan mempertimbangkan semuanya, Law memanggil Magoichi kedepan, Magoichi adalah ahli senjata api, dan menguasai keterampilan menembak yang sangat mengagumkan, Magoichi juga asisten setia Law yang dimana hampir setiap misi Law dia selalu dibawa untuk menemani Law, Magoichi telah meraih banyak medali dan penghargaan di Kerajaan Law, dan kerajaan-kerajaan lain, dan setelah sampai di depan, Magoichi memberi salam hormat untuk Law dan berdiri di samping Law. Law kemudian memanggil Guan Yu, wah, ini jangan ditanya lagi, seorang Jendral dengan skill bertarung setara dengan dewa, dijuluki dewa perang, dihormati kawan maupun lawan, Guan yu berjalan ke depan dengan gagah, seluruh orang yang ada disitu membungkukkan badan memberi hormat, bahkan Law pun ikut memberi hormat kepadanya. Setelah itu Law menunjuk Bryan, seorang cyborg, badan anti peluru, dapat mendeteksi yang gak kasat mata, menguasai keterampilan menembak yang dengan mudahnya bisa menghancurkan sebuah tank baja dengan beberapa tembakan saja. Lalu Law menunjuk Leo, Si Singa yang berdiri tegak, yang tidak mempan diserang senjata tajam maupun senjata api, dengan tinggi 2,50 meter, otot-otot yang menonjol, mampu berbicara, sekali terkena benturan pukulan Leo setara dengan ditabrak mobil dengan kecepatan 80km/jam. Terus Law menunjuk Musashi, seorang samurai hebat dan belum pernah dikalahkan, mempunyai kecepatan mengelak dan menyerang yang tidak bisa dilihat. Dan yang terakhir Law menunjuk King, dia pegulat bertopeng macan, dengan samurai di pinggulnya, dia menyandang gelar orang terkuat no.2 di kerajaan tersebut dan merupakan raja dari Law di kehidupan sebelumnya, kekuatannya sangat diperhitungkan, bahkan Law hanya sekali menang bertarung melawannya. Dan setelah semua orang terpilih telah dipanggil kedepan, law memanggil Draco, sang naga kendaraan pribadi Law, yang dapat berubah ukuran antara 15 meter sampai – 0.05 meter, mempunyai ruang kendali di dalam tubuhnya tapi masih mempunyai kesadaran, yang masuk ke dalam tubuhnya dapat diperkecil sesuai kebutuhan. Dan datanglah draco, Law dan semua pasukan pamit kepada seluruh anggota kerajaan dan Law pun meminta untuk menjaga kerajaan bersama sementara Law pergi, dan malam itu juga mereka berangkat menggunakan naga tersebut.

Malam itu, di bawah sinar bulan yang bersinar lembut, mereka terbang di atas hutan-hutan yang gelap, hari sedikit gerimis, perjalanan ke desa itu memakan waktu 2 hari. Di dalam naga tersebut mereka terlihat santai menikmati musik dan makan sambil menikmati rintik-rintik suara hujan yang membuat tubuh rileks, Law dan Guan Yu duduk di bagian atas naga, di bagian kemudi, sedangkan yang lain duduk di bawah.

Dua hari sudah berlalu, sore itu mereka tiba di desa Viva, dan Law mendaratkan Draco di depan pintu masuk desa tersebut, langsung saja semua penduduk desa kaget dan ketakutan, maklum, mereka tidak pernah melihat binatang terbang seperti naga apalagi mereka sedang ditimpa kekhawatiran karena makhluk danau tersebut, dan setelah Law menginjakkan kaki di desa itu barulah mereka tahu bahwa ada manusia yang menguasai makhluk tersebut, Dwig (kepala desa) keluar, karena melihat penduduknya berkerumun di depan pintu utama masuk desa, dan langsung saja setelah melihat Law dia memberi isyarat kepada seluruh penduduk untuk memberikan salam hormat kepada anggota Law. Karena hari masih sore, Dwig dan bersama penduduk lainnya menjamu Law di Balai utama desa Viva, mereka pun saling berkenalan dan berbicara santai, Dwig juga menceritakan bahwa danau tersebut jaraknya sekitar 8 km ke arah belakang desa ini. Danau tersebut terletak di dalam hutan belantara desa tersebut, penduduk desa biasa memasuki hutan tersebut sekedar mencari kayu bakar atau memetik buah, tak terasa 4 jam sudah berlalu, jam Balai Desa menunjukkan pukul 9.25 malam. Dan dengan menggunakan kuda, Dwig menuntun Law yang berada dalam Draco menuju ke danau itu, seluruh penduduk desa ikut pergi dengan membawa obor dan berbagai senjata tajam, Law mengikuti dari belakang penduduk. Dan setelah hampir setengah jam sampailah mereka di danau tersebut, mereka berhenti di pos jaga yang berada 100 meter dari pinggir danau. Law dan yang lain kemudian turun dan menjelaskan kepada Dwig untuk menjaga jarak 1km dari danau tersebut, Dwig dan penduduk desa yang lain lalu pergi meninggalkan danau dan berhenti tepat kira-kira 1km dari danau. Law pun memasuki Draco untuk kemudian diperkecil hingga ukuran 0.05 meter, ini dimaksudkan agar mereka bisa menyusup ke dalam danau tersebut dan juga supaya tidak menimbulkan pergerakan yang mencurigakan yang mungkin akan memancing kemarahan makhluk tersebut.

Dan mereka pun masuk ke dalam danau tersebut, ternyata, tidak ada yang bisa dilihat dalam danau itu, bahkan tidak terlihat ikan di dalamnya, gelap sekali, mereka tidak tahu dimana utara, dimana selatan. Di dalam kendali, Guan Yu memasang Headphone yang dapat mendengarkan frekuensi suara hingga 2 Hertz, dan di bawah yang lain juga memonitor pergerakan di dalam danau tersebut. Law kemudian mengaktifkan Nightvision untuk melihat dalam danau tersebut, namun tetap saja tidak ada yang dapat dilihat selain kegelapan, dan Law pun kembali mematikan Nightvision karena merasa tidak ada yang berbeda. Mereka menunggu, namun tidak ada pergerakan mencurigakan di danau itu, Law lalu mengontak Dwig untuk memberikan tumbal untuk dilempar ke danau itu untuk memancing keluar monster tersebut, sekitar 6 menit Dwig lalu mengabarkan dia bersama 2 yang lain sudah tiba di pos jaga dan siap untuk melempar sapi ke dalam danau tersebut, dan Law beserta yang lain bersiap-siap untuk memasang tanda pada tubuh monster tersebut agar terlihat di radar mereka. Terdengar suara sapi berteriak kemudian terdeteksi gelombang danau tersebut, ini bukan gelombang karena pergerakan monster itu, tetapi hanya gelombang yang diakibatkan oleh sapi yang masuk ke dalam danau tersebut.

Tiba-tiba saja dari jarak sekitar 20 meter, bagian bawah kendali mendeteksi ada pergerakan yang mencurigakan yang makin lama makin mendekat, Guan Yu pun mendengar suara dengkuran aneh yang tidak salah lagi merupakan dengkuran makhluk tersebut, dan setelah gelombang pergerakannya makin membesar, Law bersiap untuk mengelak untuk menghindari tabrakan, namun secara tiba-tiba saja, naga yang dikendarai Law tersebut tertabrak dan terhempas ke arah lebih dalam lagi danau tersebut, namun mereka berhasil memasang tanda kepada monster tersebut dan akhirnya monster tersebut dapat dideteksi radar. Memang sepertinya monster tersebut berwarna hitam gelap, walaupun sudah tahu pasti dimana monster tersebut berada, Law tidak melihat apa-apa dalam danau tersebut, dan Law pun mengarahkan kemudi untuk mendekati monster tersebut, tapi tiba-tiba monster tersebut seakan ingin balik ke tempat dia berdiam sebelum memakan sapi tumbal tadi, dari arah berlawanan Law segera mempercepat lari Draco untuk menghindari tabrakan, mengingat ukuran naga yang diperkecil sulit untuk menghindari monster danau yang besar itu. Tetap sulit rasanya, meskipun telah dipasang tanda, monster tersebut tetap tidak jelas bentuknya, dan sesuatu yang aneh pun terjadi, monster tersebut hilang tiba-tiba di dalam radar, Law kemudian memerintahkan seluruh pasukan untuk memasang pengaman ekstra di bangku mereka, agar tidak terhempas dan menimbulkan kerusakan di ruang kendali. Tiba-tiba Law melihat sepasang sinar kuning yang cukup menyilaukan dan… mereka pun terhempas ke atas danau, yang tadi seperti kepala monster tersebut, soalnya Draco mengatakan ada sepasang tanduk yang menabrak tadi, sontak saja seluruh pasukan kaget, tanduk? apakah monster ini semacam banteng atau biri-biri? Tapi mengapa bisa berukuran sangat besar?

Jam di kemudi menunjukkan pukul 11.10 malam, sempat terpikir oleh Law untuk menunggu pagi saja supaya terlhat jelas apa yang ada di dalam danau itu, Dwig mengontak Law untuk menanyakan bagaimana, tapi Law menjelaskan tidak ada perubahan apa-apa tetapi monster tersebut memiliki tanduk di kepalanya, Dwig pun meminta untuk memutuskan kontak agar Law tidak lengah dengan pergerakan selanjutnya. Leo pun berbicara melalui microphone yang ada di ruangannya untuk mencoba serangan pancingan berupa bola api yang dapat dikeluarkan dari mulut Draco, betapa menakjubkan ide tersebut, mengapa tidak dari tadi saja? agar tidak memakan tumbal hidup, Leo juga menjelaskan agar Draco diperbesar hingga ukuran 5 meter, agar monster tersebut mengetahui ada yang masuk ke dalam danaunya, Leo juga menjelaskan untuk mengeluarkan berbagai suara yang dapat mengganggu monster tersebut, Law sangat takjub dengan ide tersebut, karena Law merasa meskipun monster itu tahu bahwa ada makhluk lain dalam danau itu, dia mungkin tidak akan bisa menyerangnya karena seperti kita, danau tersebut tidak dapat memperlihatkan apa-apa kecuali kegelapan, lalu Leo membantah, dan mengatakan “Coba tuan ingat dulu, bukannya tadi ada sepasang sinar kuning? Menurut saya itu adalah mata monster tersebut, monster itu tampaknya memang sudah mempunyai kemampuan untuk melihat di danau tersebut” katanya, Law pun akhirnya sadar dan berpikir bahwa Leo memang benar, dan Law pun berpikir Leo tidak mau menghabis-habiskan waktu dan langsung melancarkan serangan untuk memancing keluar monster itu, soalnya, mau ditunggu lama-lama pun monster tersebut masih saja bergerak secara tidak terduga, dan kemudian Law memperingatkan sekali lagi untuk memasang safety, keadaan sekarang berubah menjadi tegang. Draco menjadi sebesar 5 meter, dan menembakkan bola api beserta suara dengkuran yang cukup kuat, bola api ditembakkan secara membabi-buta ke segala arah, tiba-tiba semua pasukan mendengar suara pekikan yang kuatnya mengakibatkan gelombang besar di danau itu, Draco terombang-ambing. Seluruh pasukan di ruangannya masing-masing merasakan jelas pergerakan yang sangat cepat ke arah naga yang mereka kendarai itu, lalu Leo merasakan sudah saatnya mengibaskan ekor Draco, lalu dia pun mengendalikan ekor Draco untuk mengibas dan memang tepat, kibasan tersebut membentur ke sesuatu seperti tanduk diikuti suara pekikan yang keras, tapi monster tersebut tidak terhempas, lalu Law melihat lagi sepasang sinar kuning itu, dan tiba-tiba Draco mengatakan ada yang menggigitnya, dan benar, Law tidak dapat mengemudikan Draco, pertarungan yang sesungguhnya telah dibuka.

King memberikan tombol racun untuk mengeluarkan racun dari badan Draco agar monster tersebut keracunan, dan monster tersebut pun akhirnya menelan racun tersebut, tapi, bukannya melepaskan gigitan, monster itu makin menguatkan gigitannya, King mengeluarkan beberapa racun berbahaya seperti racun king kobra, dan kalajengking merah, di ruang kendali King terdapat beberapa kategori racun dari berbagai macam racun hewan-hewan beracun. Namun monster tersebut tetap tidak melepaskan gigitannya, tetapi setelah beberapa menit, monster tersebut melepaskan gigitannya, dan Leo pun memerintahkan Law untuk memperbesar badan Draco sampai ke tingkat maksimal, setelah diperbesar Leo langsung mengarahkan ekor Draco untuk melilit kepala monster tersebut, dan Leo pun kemudian memerintahkan seluruh pasukan untuk melemparkan monster tersebut keluar Danau, dan monster itu pun terlempar keluar danau, namun belum sempat menyusul keluar danau, monster tersebut balik lagi ke dalam danau dan menggigit Draco serta menggoyang-goyangkan kepalanya seakan ingin memutuskan badan Draco, sekali lagi Leo mengarahkan ekor Draco untuk melilit kepala monster tersebut dan juga sekali lagi Leo memerintahkan seluruh yang ada di dalam Draco untuk menghempaskan monster tersebut, ide Leo tersebut memang sangat beresiko karena antara Draco dan monster itu saling mengikat satu sama lain, tapi mereka tetap mematuhinya. Keduanya berhasil keluar dari danau, tarikan antara keduanya mengakibatkan putaran besar di udara, wujud dari monster tersebut ternyata juga berupa naga hitam yang besar, tapi mempunyai sayap, berbeda dengan Draco yang seperti ular, keduanya jatuh di atas pos jaga dan menghancurkan pos jaga tersebut, lalu Guan Yu yang berada di samping Law menyarankan untuk keluar dari Draco, “Sebaiknya kita keluar saja dari Draco, biarkan Draco sendiri yang mengendalikan dirinya, sementara Draco bertarung, kita dapat menyusun strategi penyerangan” katanya, Law pun menyetujui ide tersebut dan segera mengarahkan Draco jauh dari danau tersebut agar mereka dapat turun dengan aman, namun monster itu tetap mengejar Draco, tetapi kecepatan Draco 2 kali lipat dari monster tersebut sehingga bisa meninggalkan monster itu jauh di belakang, setelah sampai di tempat aman Law dan pasukan lainnya cepat-cepat turun dan Law pun menyuruh Draco untuk berbalik arah menghantam monster yang sedang mengejar Draco.

Magoichi dan Bryan maju, dengan maksud menembak kaki naga itu, kemudian mereka pergi menuju ke tempat monster dan draco berkelahi. Sesampainya disana Magoichi menembak kaki kanan dan Bryan menembak kaki kiri, yang mana menimbulkan kemarahan besar monster itu, sehingga monster itu pun mengeluarkan bola api dari mulutnya, Blasss… Magoichi dan Bryan berhasil mengelak, bola api mengenai satu pohon besar dan akhirnya menghanguskan pohon itu. Guan Yu mengambil alih, dia berlari menuju monster itu, tetapi secara tidak terduga monster tersebut mengeluarkan bola api, dan, terhempaslah badan Guan Yu, sehingga dia terkapar, bajunya koyak, kini ia hanya bertelanjang dada. Law yang melihat ini langsung membatalkan strategi dan menyuruh semua pasukan untuk menyerang monster tersebut. Leo yang tengah berlari dengan nekat melompat ke kepala monster itu, dia ingin membutakan mata monster itu, namun belum sampai di kepala monster itu, Leo ditangkap tangan monster itu, kemudian dimakan, dan ditelan. Law kali ini benar-benar panik, semua pasukan berteriak, namun sosok Leo sudah tidak terlihat lagi. Law dan yang lain marah besar, termasuk Guan Yu, yang kemudian Guan Yu berlari dan melompat ke arah mulut monster tersebut dengan maksud untuk membuka mulutnya menggunakan tombak yang dia pegang, namun seperti Leo, tangan monster tersebut langsung mengayun ke arah Guan Yu, tapi Guan Yu sadar, dan dia pun salto sambil mengayunkan tombaknya, memotong tangan monster tersebut, sehingga tangan monster itu langsung putus! Sangat dramatis.

Kini Draco menyerang monster tersebut, lalu monster tersebut mencekik leher Draco dan kemudian melemparkannya ke Danau, Draco pun tenggelam jauh di dalam danau. Law mengeluarkan golok andalannya, kemudian berlari menuju ke monster tersebut, namun monster tersebut mengeluarkan bola api lagi, kini semua pasukan terkapar setengah sadar. Draco yang tenggelam tadi langsung terbang keluar danau dan menyerang monster itu dari arah belakang, hampir kena! tapi monster itu segera mengayunkan ekornya sehingga Draco pun tertampar ekor tersebut, dia pun jatuh ke tanah. Monster itu menginjak tubuh Draco dan memukulnya habis-habisan, sekarang nyawa Draco sudah tidak bisa diprediksi lagi, semua pasukan kini tengah terkapar setengah sadar. Di dalam perut monster itu, Leo terbangun, dia tetap tenang dan tidak panik, lalu meraba-raba karena sangat gelap, dia menyadari yang dia raba itu adalah isi perut monster itu. Leo pun mencakar-cakar, menarik, serta memukul-mukul dengan membabi buta. Monster tersebut berteriak keras, kali ini lebih keras, serta memuntahkan Leo, Leo pun jatuh ke tanah dengan keras. Monster itu masih berteriak seakan benar-benar geram, dan Leo pun mengambil tongkat Guan Yu lalu melemparkannya ke arah mulut monster itu, tombak itu menembus kerongkongan dan tulang leher belakang monster itu, dan dalam beberapa detik, monster itu pun tewas. Semua pasukan sontak berteriak dan langsung bangkit, gembira bukan main, terlihat dari wajah mereka, senyum kemenangan, dengan seluruh keberanian dan pengorbanan, mereka bersama membunuh monster itu, Leo pun berterima kasih kepada seluruh pasukan. Mereka semua saling berpelukan, Law memeluk Leo dan Law pun berterima kasih kepada Leo, Leo lalu membalas sikap Law tersebut dengan berkata “Terima Kasih tuan, karena kalau tanpa kepandaian dan kepemimpinan tuan dalam mengatur pasukan, kita tidak akan menang, sekali lagi terima kasih atas semua keberanian dan pengorbanan tuan yang telah membakar semangat saya” katanya, mereka berdua seperti sahabat lama yang bertemu kembali, lalu tiba-tiba King berteriak, “Ayoo pulang dari sini kita minum-minum di kerajaan untuk merayakan kemenangan ini!”. Law pun berteriak “Yaa!!” dan kemudian memanggil Draco untuk kembali ke Desa Viva.

Leo tertegun akan ide Law untuk kembali ke desa, lalu dia berkata “Sebaiknya penduduk desa kita panggil kemari, agar mereka tahu bagaimana wujud monster ini, kalau kembali ke desa, mungkin mereka akan menanyakan bagaimanakah wujud monster ini, dan banyak pertanyaan lainnya, dan pada akhirnya kita akan kembali lagi kesini, mengapa tidak sebaiknya kita hubungi saja Dwig untuk memanggil seluruh penduduk desa kemari, maaf tuan, tidak ada maksud memerintah, Saya hanya menyarankan” katanya, Law yang mendengar kata-kata Leo tanpa berpikir panjang dan memang perkataan Leo tidak dapat dipungkiri mengandung pemikiran yang mendalam, lalu Law segera menghubungi Dwig, kepala desa. Mereka pun segera mengeluarkan bekal-bekal yang memang mereka bawa untuk mereka makan dan duduk sembari menunggu kedatangan Dwig bersama penduduk desa.

Pertarungan yang panjang itu memakan waktu berjam-jam, dan kini matahari yang sebelumnya tidak tampak segera menampakkan diri untuk memberikan kehangatannya, dan gelap pun berganti terang, dari kejauhan terdengar suara hentakkan kaki yang diperkirakan banyak jumlahnya, akhirnya, Dwig bersama penduduk desa sudah tiba. Penduduk desa sangat terkejut dengan rupa makhluk yang sangat besar tersebut, makhluk itu memang tampak sangat menyeramkan, dengan kulit yang hitam, cakar yang sangat tajam, baru kali ini mereka melihat ada makhluk seperti itu. Tiba-tiba monster tersebut bergerak! seluruh penduduk teriak dan belarian, tak terkecuali Dwig dan Law, mulut monster tersebut menganga lebar dan dari dalam mulutnya keluarlah kepala yang berwarna putih, badan monster yang hitam tersebut tiba-tiba sobek dan muncullah tubuh yang sama dengan warna putih, makhluk tersebut bereinkarnasi menjadi Naga berwarna putih, raut muka naga tersebut berbeda dengan sebelumnya, kali ini lebih menyejukkan. Law segera menghunuskan goloknya dan tiba-tiba saja naga tersebut berkata “Jangan, letakkan kembali golokmu pada tempatnya, senjata tidak akan membawa kedamaian, senjatalah yang menyebabkan perang, kau bisa menggunakan senjata untuk tujuan yang baik, namun tetap menghasilkan pertumpahan darah” katanya dengan suara yang dalam, mendengar ini seluruh penduduk desa terkejut bercampur tenang karena kali ini naga tersebut memancarkan kesejukkan, seluruh orang yang berada disana mengetahui bahwa naga tersebut tidak akan berbuat jahat. Naga itu lalu membuka mulutnya dan di dalam mulutnya terdapat sebuah mutiara yang berwarna putih menyala, lalu dia memberikan mutiara tersebut kepada Leo, Leo menolaknya namun naga tersebut segera memegang pundak Leo dan mengatakannya “Singa yang kuat dan bijaksana, kau pantas mendapatkannya, mutiara ini dinamakan mutiara kecerdasan, aku tidak asal pilih orang, karena aku mengerti kaulah yang paling pantas menerimanya” katanya, lalu Leo membalas “Tapi..” dan naga tersebut segera tersenyum dan memotong perkataan Leo “Kau pantas menerimanya” tegasnya, lalu Leo pun menerima mutiara tersebut, semua orang masih terbengong-bengong, lalu naga itu pun berkata “Maafkan akuu penduduk desa, karena wujudku yang lalu telah banyak melukai kalian, dan sekarang aku berjanji, akan mengorbankan jiwa dan ragaku untuk melindungi desa ini” tegasnya.

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )


Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · admin@nomor1&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.234.255.29
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia